Sejarah Singkat Desa
Kata Kenje merupakan kata dari Pabicara Kenje, dimana sebelum terbentuk satu desa merupakan suatu distrik yang dinamakan Distrik Kenje dibawah naungan seorang raja Balanipa yang membawahi 24 Distrik salah satunya distrik Kenje, karena sesuatu hal akhirnya distrik tersebut diperkecil sampai 12 distrik.
Dengan adanya UU No. 29 Tahun 1959 mengenai pembentukan daerah tingkat II, maka daerah sementara bentukan PP No. 34 Tahun 1952 akhirnya dihapuskan (dibubarkan) pejabat-pejabatnya termasuk para ketua dan anggota dan kepala distrik dialihkan menjadi PNS dan pegawai negeri otonom, dan berdirilah sebuah Kecamatan Campalagian yang dulunya merupakan sebuah distrik.
Kecamatan Campalagian sendiri menangani beberapa desa diantaranya Desa Kenje yang merupakan pemekaran dari Desa Lapeo, hasil pemekaran ini terjadi karena respon pemerintah ke masyarakat khususnya Dusun Lapeo Kenje dan Kampung Baru sangat minim dan sering diabaikan dalam pembangunan . akhirnya para tokoh masyarakat yang berdiam dibagian utara Desa Lapeo berinisiatif membentuk sebuah desa dengan perjuangan yang sangat keras dan penuh rintangan akhirnya berdirilah sebuah desa yang dinamakan Desa Kenje pada Tahun 1994.
Desa Kenje pada tahun 1995 resmi menjadi Desa Defenitif dan sebagai Pejabat Kepala Desa pertama adalah Bapak Lahamuddin dan dilanjutkan oleh Bapak Ahmad Irfan. Pada tahun 2001 pertama kali diadakan pemilihan langsung Kepala Desa dan dari hasil pemilihan tersebut maka terpilih Bapak Musa M. Tahir sebagai kepala Desa Kenje periode 2001-2006. Namun pada tahun 2003 beliau meninggal dunia akibat sakit.
Sejak tahun 2003 Bapak A. Parial Patajangi diangkat sebagai Pejabat Kepala Desa Kenje melanjutkan kepemimpinan Bapak Musa M. Tahir hingga tahun 2006. Pada tahun 2006 kembali dilaksanakan pemilihan kepala desa untuk yang kedua kalinya dan terpilihlah Bapak DRS. Sudin Mannan sebagai Kepala Desa untuk periode 2007-2012. Pada tahun 2013 DRS Sudin Mannan terpilih kembali untuk periode kedua tahun 2013-2018. Pada akhir tahun 2018 kembali dilaksanakan Pemilihan Kepala Desa, dan Bapak Alimuddin sebagai Kepala Desa terpilih untuk periode 2019-2024.
Berikut daftar nama-nama kepala Desa Kenje sejak tahun 1995-2025 adalah :
|
NO |
NAMA KEPALA DESA |
TAHUN |
KETERANGAN |
|
|
|
|
|
|
1 |
LAHAMUDDIN |
1995-2000 |
Tanpa Pemilihan |
|
2 |
AHMAD IRFAN |
1995-2000 |
Melanjutkan |
|
3 |
MUSA. M TAHIR |
2001-2006 |
Kepala Desa Terpilih |
|
4 |
A. PARIAL PATAJANGI |
2001-2006 |
Melanjutkan |
|
5 |
Drs. SUDIN MANNAN |
2007-2012 |
Kepala Desa Terpilih |
|
6 |
Drs. SUDIN MANNAN. |
2013-2018 |
Kepala Desa Terpilih |
|
7 |
ALIMUDDIN,S.IP |
2019-2026-Sekarang |
Kepala Desa Terpilih |
Kondisi Geografis Desa
Desa Kenje merupakan daerah pesisir yang berada pada diatas permukaan laut yang terletak ± 32 KM dari ibu kota Kabupaten. Desa Kenje mempunyai luas wilayaH 256 Ha yang terdiri dari 4 dusun yaitu Ujung Baru, Kampung Baru , Lapeo Kenje, Galung yang dihuni sekitar 3663 (Tiga ribu enam ratus enam puluh tiga) Jiwa dan 968 (Sembilan ratus enam puluh delapan) KK.
Desa Kenje terletak pada batas wilayahnya,
- Sebelah utara berbatasan dengan Desa Lapeo
- Sebelah selatan berbatasan dengan Kelurahan Pappang
- Sebelah timur berbatasan dengan Kelurahan Pappang
- Sebelah Barat berbatasan dengan Desa Suruang
Sebagian besar penduduk Desa Kenje adalah petani, nelayan, Sedangkan untuk bidang peternakan sebagian masyarakat menjadikan ternak kambing dan ayam sebagai tambahan pekerjaan
Sebagian juga masyarakat sering menjadikan tanaman palawija sebagai tambahan seperti jagung, ubi kayu, sayur-sayuran yang diperkirakan ±42 Ha, sedangkan fasilitas pendidikan dan kesehatan di desa Kenje yaitu; Pondok Pesantren Al-Ihsan Kenje, PKBM buah untuk fasilitas kesehatan terdapat 1 Buah Puskesdes dan 4 buah posyandu, untuk fasilitas keagamaan terdapat 5 buah mesjid, untuk fasilitas keamanan terdapat 1 buah pos kamling.